PACUAN KUDA DI SUMBA BARAT DI TUTUP BUPATI SUMBA BARAT

Bulan Agustus adalah bulan yang dipenuhi dengan nuansa Merah-Putih. Bulan ini kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 tahun.

Serangkaian kegiatan sudah di siapkan untuk memeriahkan ulang tahun bangsa ini. Mulai dari pemasangan bendera ataupun umbul-umbul. Berbagai acara maupun kegiatan juga dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI ke-73.

Di Kabupaten Sumba Barat, menyelenggarakan berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, salah satunya adalah Perlombaan Pacuan Kuda. Perlombaan Pacuan Kuda untuk memeriahkan HUT RI ke-73 ini sudah dimulai dari tanggal 1 Agustus 2018 dan hari ini di ditutup pelaksanaanya.

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menutup dengan resmi pelaksanaan Pacuan Kuda memeriahkan dan memperingati HUT RI ke-73 di Lapangan Gelora Padaeweta hari ini, Sabtu (11/08/2018).

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa olah raga berkuda dan pacuan kuda bagi orang Sumba merupakan bagian dari kehidupan orang Sumba secara turun temurun, sehingga sampai saat ini turut memberi nilai tambah dalam pengembangan usaha peternakan rakyat di daerah ini, baik dari nilai ekonomi, nilai budaya, nilai pariwisata, nilai persahabatan, nilai prestise, dan nilai prestasi.

“saat ini kita akan menutup kegiatan pacuan kuda dalam rangka memeriahkan dan memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Republik Indonesia. Saya berharap agar kita suarakan yang positif dari event ini kepada keluarga dan masyarakat sehingga kegairahan dan minat untuk memelihara kuda dan kuda pacu terus bertumbuh” ungkap Bupati Dapawole.

Lebih lanjut menurutnya, penyelenggaraan Pacuan Kuda ditempuh untuk mendorong masyarakat Sumba untuk tidak melupakan salah satu warisan budaya Sumba yakni pacuan kuda, dan hal itu tentunya akan menggairahkan masyarakat untuk memelihara kuda.

“saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumba Barat untuk memelihara kuda, khusunya kuda pacu serta jenis ternak lainnya karena memang cocok bagi kondisi wilayah di Pulau Sumba” ujar Bupati.

Bupati Dapawole pada saat itu juga mengatakan bahwa nanti di Bulan September akan dilaksanakan event Pacuan Kuda open turnament.

“saya harap semua pemilik kuda dapat mempersiapkan kudanya untuk event pacuan kuda di Bulan September nanti” pesan Bupati Dapawole.

Salah Satu Kuda yang memenangkan perlombaan

Adapun hasil kejuaran Pacuan Kuda yang di ikuti oleh 355 ekor kuda dan memperlombakan 13 kelas ini pada kelas P Mini dimenangkan oleh Kuda Princes Utama, Kelas P dimenangkan oleh kuda Putri Mahkota, Kelas PP dimenangkan oleh kuda Ina Ayu, Kelas E Mini dimenangkan oleh kuda Master Piece, Kelas E dimenangkan oleh kuda Gadis Praimajagga, kelas EE dimenangkan kuda Yobel, kelas D Mini dimenangkan oleh kuda Boy Kaori, Kelas D dimenangkan oleh kuda Gullu Kodi, kelas C dimenangkan oleh kuda White Lion, kelas B dimenangkan oleh kuda Dimu Dedi, kelas A dimenangkan oleh kuda Violet, kelas AA dimenangkan oleh kuda Texas dan kelas AA Super dimenangkan oleh kuda Archiles dengan hadiah masing-masing mendapatkan Trophy, piagam dan uang pembinaan untuk Juara I sebesar 20 juta rupiah, Juara II sebesar 15 juta rupiah, Juara III sebesar 12,5 juta rupiah, dan Juara IV sebesar 10 juta rupiah.


👋

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *